Showing posts with label linux. Show all posts
Showing posts with label linux. Show all posts
Friday, 14 December 2012

Distro Linux Yang Mirip Windows


Hari ini saya akan memposting tentang distro linux yang mirip windows. pada mula nya saya hanya iseng browsing di mbah gogel trus nemuin artikel ini. Dulu banyak orang yang menganggap bahwa linux itu sulit itu memang benar karena linux masih berbentuk CLI tapi sekarang linux sudah di buat secara variatif sehingga linux sudah menawarkan bentuk GUI. Mungkin bagi anda yang baru migrasi dari windows ke linux akan menemui beberapa perbedaan salah satu nya bentuk dekstop nya. Tapi tenang saja bagi anda yang baru migrasi akan merasa senang jika anda menginstall beberapa distro ini di PC / Laptop anda karena tampilan dekstop hampir mirip dengan windows. 

Berikut Distro linux Yang mirip dengan windows :
1. Pinux
Pinux atau Pointer Linux dengan tampilan sangat mirip WindowsXP™ adalah sebuah desktop Linux bikinan dalam negeri. Dilengkapi dengan semua paket aplikasi sebagaimana sebuah desktop yang lengkap seperti suit office, klien email, klien chat, messanger dan multimedia yang 100% GPL (bebas Pungli). Juga disertakan beragam perkakas untuk administrator sistem. Fitur yang dikedepankan adalah fungsi sebagai klien WindowsXP™ SP2. Dengan demikian bila PINUX tersambung dalam sebuah jaringan yang mengandung sebuah WindowsXP SP2, maka ia dapat memanfaatkan aplikasi yang terpasang di Windows dari jarak jauh, bahkan dengan tampailan yang sama.
Sebagai contoh tipikal sebagaimana disebutkan website pengembangnya adalah aplikasi untuk WarNet:
Dalam satu internet café, terdapat 10 komputer Pinux dan 1 Komputer XP Pro (SP2), maka semua komputer Pinux akan dapat menggunakan Windows XP Pro tersebut pada waktu bersamaan dan dapat menggunakan semua aplikasi-aplikasi yang terinstall dalam Windows XP tersebut.
Pada mode full screen, desktop pada layar Pinux akan berganti menjadi desktop windows XP, sehingga pemakainya akan serasa menggunakan windows XP.
Proses komputasi tetap dilakukan pada komputer windows XP, sedangkan komputer Pinux hanya akan berfungsi sebagai desktop interface (tampilan), oleh karena itu banyaknya user yang sanggup dilayani oleh komputer windows XP tentunya akan sangat tergantung pada kapasitas memory dan kekuatan processor pada komputer windows XP. software dan petunjuk instalasi bisa dilihat di http://pinux.joglosemar.org
2. Famelix 1.3 XP
Distro Linux mirip Windows yang  kedua adalah Famelix 1.3 XP.  Linux buatan orang Brazil fiturnya kurang lebih sama dengan pclinuxos.  Dari tampilan secara default, terlihat xp banget tetapi tidak menghilangkan ciri khas kde linux nya. Namun sayang bahasa yang diguanakan adalah bahasa Brazil.
Linux ini dapat didownload di : http://www.famelix.fameg.edu.br/
3. YLMF
Linux yang merupakan turunan Ubuntu ini buatan China. Memiliki  interface yang bersih dan sudah disesuaikan untuk penggunaan sehari-hari serta untuk keperluan belajar Linux. Ylmf OS Dibuat berdasarkan pengalaman pengguna yang sudah mahir dan dapat diunduh gratis. Distro Ylmf ini memiliki respon cepat dan stabil serta cocok untuk keperluan belajar, bekerja, aktivitas internet, dan multimedia.
Jika Anda adalah pengguna OS Windows XP dan ingin mencoba Linux tetapi anda khawatir dengan GUI atau tampilan baru di Linux, Ylmf adalah solusi yang sangat baik karena memiliki tampilan seperti Windows XP. YLMF dapat di unduh di sini
4. Linux Vixta
Vixta adalah distro linux yang tampilannya mirin Win Vista. Distro ini dibuat untuk membuktikan bahwa linux juga memiliki kemudahan seperti mudahnya Vista. Vixta hampir mirip vista dari file manager, start menu, hingga di vixta juga tersedia Widget Layer. Vixta juga dapat menjalankan software dari windows yang dijalankan oleh Wine (emulator .exe file for linux).
Vixta memiliki beberapa kelebihan, antara lain :
  • Vixta tetap ringan seperti ringannya distro linux yang pada umumnya.
  • Vixta gratis diunduh secara global (tentunya).
  • Lebih bertenaga karena tidak memerlukan resource hardware yang tinggi!!
  • Pilihan software yang cukup memadai untuk pengguna harian.
5.  Dewa Linux


Dewalinux 3.0 adalah ciptaan anak bangsa ini (anak-anak Universitas Jember) yang user friendly karena turunan dari Ubuntu serta menitik beratkan pada warnet(warung internet) baik pada server ataupun kliennya. Adapun Dewalinux 3.0 ini sendiri adalah turunan dari Ubuntu 9.04/Jaunty Jackalope, paket 1 keping DVD sudah termasuk Dewalinux Warnet Server & Warnet Klien. Maka sangatlah pas bagi anda yang mempunyai warung internet yang berencana migrasi dari OS Windows ke Linux. Dewalinux 3.0 ini pun juga sudah dimodifikasi sehingga tampilan desktopnya tidak asing lagi bagi pelanggan & mirip dengan Windows 7. Dijamin tak kalah deh dengan produk Microsoft itu
6. Zorin
Zorin sendiri sebenarnya adalah sistem operasi berbasis Linux. Meski berbasis Linux namun sistem operasi yang dilansir dalam versi 32 bit dan 64 bit ini memiliki antarmuka dan cara kerja sangat mirip dengan Windows 7. Memang tak sepenuhnya sama karena bagaimanapun pembuat OS ini masih harus mempertimbangkan hak cipta namun secara keseluruhan, pengguna Windows 7 tak akan mengalami kesulitan beradaptasi.
Tombol Start yang ada di Windows 7 diganti dengan tombol berbentuk bulat dengan logo Zorin. Saat diklik, muncul deretan menu yang kental bernuansa Windows 7. Di deret paling bawah ada kolom pencarian sementara di atasnya berjajar sederet aplikasi termasuk email dan games. Di kolom sebelah kanan ada beberapa link menuju Douments, Pictures, Music, Videos dan lain-lain, nyaris sama dengan Windows 7.
Kesamaan ini memang disengaja karena pencipta Zorin memang bermaksud mengurangi waktu yang dibutuhkan pengguna untuk mempelajari sistem operasi ini setelah mereka terbiasa dengan sistem operasi keluaran Microsoft. Zorin dilengkapi dengan Look Changer yang berfungsi mengubah tampilan OS ini menjadi mirip dengan Windows 7, Windows XP atau Linux. Kalau Anda membeli versi premiumnya, Anda bisa mengubah tampilan Zorin menjadi mirip Windows Vista, 2000, atau Mac OS X.
Selain terlihat mirip dengan Windows 7, Zorin juga dilengkapi dengan WINE Windows Emulator yang memungkinkan Anda menginstal aplikasi berbasis Windows di sistem operasi ini. Kalau Anda tak mau berurusan dengan software bajakan, Zorin telah menyediakan cukup banyak aplikasi yang tersedia di Software Center, mirip dengan fitur milik Ubuntu.
Karena berbasis Linux, otomatis Anda tak perlu lagi dibuat resah oleh virus yang kebanyakan memang dibuat untuk bekerja pada sistem operasi Windows. Selain itu, Zorin konon juga bekerja lebih cepat dan lebih stabil dari Windows 7.
Dibanding Linux yang lain, juga memiliki keunggulan lain, diantaranya :
  • Sudah ‘built-in’ dengan codec multimedia
  • Sudah ‘include’ dengan Microsoft Truetype Corefonts.
  • Sudah dilengkapi dengan aplikasi Wine.
  • Sudah dilengkapi dengan GIMP.
  • Sudah dilengkapi dengan GParted dan Ubuntu-Tweak.
  • Sudah dilengkapi aplikasi FireWall.
  • Sangat enak untuk dikustomisasi.
  • Sudah dilengkapi VLC Media Player & OpenShot Video Editor
Artinya distro ini sudah dilengkapi dengan aplikasi yang sudah siap pakai. Distro ini dapat diunduh di http://zorin-os.com/
Semoga artikel ini Bermanfaat :-)
Read More
Wednesday, 14 November 2012

merubah port ssh server di debian 6


Keuntungan dari jaringan komputer yaitu memudahkan kita dalam berbagi resource hardware ataupun software yang ada. Remote Access adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk mengakses suatu system melalui media jaringan. Sehingga kita dapat mengkonfigurasi suatu system, dimanapun kita berada asalkan terkoneksi ke Internet atau Jaringan tersebut.

Secara umum, Remote Access dibagi menjadi dua jenis;
      1.  Mode Desktop / GUI (Graphical User Interface), misalnya Remote Desktop, VNC, dan Radmin.
2.  Mode Teks, misalnya telnet, ssh, raw, Rlogin dan serial.
  • Instalasi

Dalam buku ini, kita cenderung mengacu pada konfigurasi server menggunakan mode teks. Sehingga kita harus menggunakan Remote Access mode Teks pula, semisal SSH (Secure Shell). Karena dianggap lebih aman dalam transfer data melalui jaringan.

root@wahyupurnomo:~# apt-get install ssh
  • Konfigurasi

Setelah aplikasi terinstall, layanan SSH Server sudah langsung bisa kita gunakan melalui port default 22. Jika ingin mengkonfigurasi SSH Server tersebut, edit file sshd_config yang merupakan file konfigurasi utama pada SSH Server. Dalam file tersebut, kita bisa merubah settingan default yang ada. Misalnya merubah port default, ataupun menambah tampilan banner ssh agar menjadi lebih menarik.

root@wahyupurnomo:~# nano /etc/ssh/sshd_config

Lalu kalian cari port 22 dan kalian ganti misalnya 555. Setelah selesai mengedit. Simpan dengan menekan CTRL + X → Y klik Enter.



  • Pengujian
Untuk mengakses SSH Server melalui jaringan, dibutuhkan aplikasi tambahan yang dinamakan SSH Client. Secara default SSH Client ini sudah terinstall otomatis pada system operasi Debian.
  1. Remote Acess Via Windows
Dalam system operasi Windows, secara default tidak ada aplikasi SSH Client yang terinstall. Yang ada hanyalah aplikasi Telnet Cilent. Untuk itu kita harus mendownload aplikasi SSH Client terlebih dahulu di  www.putty.nl kemudian menjalankanya pada computer Windows seperti berikut.
  

Setelah masuk ke system operasi Debian, kita sudah bisa menjalankan semua pekerjaan-pekerjaan server dari computer tersebut. Layaknya kita berhadapan langsung di depan computer tersebut.



Semoga bermanfaat.
Read More
Tuesday, 6 November 2012

Konfigurasi Dhcp server Di debian 6



Dynamic Host Configuration Protocol, digunakan untuk melayani request Ip Address dari client. Gunanya adalah, kita tidak perlu lagi repot-repot mengkonfigurasi Ip pada computer, sebut saja Zero Configuration. Client akan meminta Ip Address pada server, kemudian server akan memberikan alokasi ip yang tersisa. Oke langsung menuju ke TKP ....


  • Instalasi

Aplikasi yang kita gunakan untuk DHCP Server pada Debian bernama dhcp3-server

root@wahyupurnomo:~# apt-get install dhcp3-server


  • Konfigurasi

File yang akan kita konfigurasi untuk dhcp server terletak pada satu file tunggal. File tersebut yakni dhcp.conf yang merupakan file dari dhcp3-server.

root@wahyupurnomo:~# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf

Edit seperti file seperti di bawah ini :



Simpan dengan menekan CTRL + X → Y klik Enter. Jangan lupa untuk selalu merestart dhcp3-server, setiap kali selesai mengkonfigurasinya.

root@wahyupurnomo:~# service isc-dhcp-server restart


  • Pengujian

Untuk konfigurasi windows sebagai dhcp client. Kita harus merubah terlebih dahulu mode penentuan Ip Address pada NIC. Dalam hal ini, kita menggunakan STATIC (tetap) atau DCHP (berubah). Karena kita akan menggunakan dhcp, maka kita pilih DCHP atau kalau di windows di sebut “Obtain ip automatically”.

 




Read More
 
;